Teknologi Digital Signage

Digital Signage adalah papan informasi digital yang menggunakan teknologi seperti LCD, LED dan Proyeksi untuk menampilkan konten seperti gambar digital, video, media streaming, dan informasi. Digital Signage dapat ditemukan di ruang publik, sistem transportasi, museum, stadion, toko ritel, hotel, restoran, dan bangunan perusahaan bahkan ke dalam institusi pendidikan. Ketika orang mengatakan Digital Signage, mereka berbicara tentang display digital yang digunakan untuk menginformasikan, dan biasanya ada di ruang publik dimana banyak orang.

Di Asia, Eropa, Amerika trend komunikasi digital telah banyak dijumpai hampir disemua tempat bisnis, public area, perkantoran dan tempat hiburan terutama shopping mall yang banyak menampung toko-toko retail. Mereka menjadikan media digital untuk menaikkan brand image produk dan agar dikenal luas oleh konsumen.

Banyak pemilik bisnis di Indonesia hanya menggunakan LCD TV untuk pajangan didepan toko, lobby, perkantoran, mall yang menayangkan acara televisi, memutar video dan photo melalui flash disk.

Apa Itu Digital Signage?

Digital Signage adalah teknologi informasi digital yang dikemas dalam memberikan tontonan visual yang menarik dan atraktif, memuat beraneka informasi berupa gambar, video, scroll text, chart, grafik, schedule, news, weather yang disajikan secara dynamic menggunakan media display elektronik seperti LCD/LED TV, Proyektor maupun digital billboard sebagai output.

Keunggulan Digital Signage

  1. Eye Contact Catching
  2. Right Place, Right Time
  3. Real-time updating
  4. Save Cost and Time
  5. Maximized Return On Investment
  6. Corporate Images

Penempatan Digital Signage

  1. Area Publik
  2. Area Shopping
  3. lobby
  4. ruang tunggu
  5. kamar hotel
  6. ruang meeting
  7. busniness center
  8. arena pameran.

Konten digital yang ditampilkan pada signage dapat berupa format-format berikut :

  1. Teks : Entah itu scrolling teks, atau teks dinamis yang diperbarui melalui sumber Newsfeed eksternal.
  2. Gambar : biasanya dalam format digital iklan poster
  3. Video : Biasanya dalam format iklan TV komersial.
  4. Antarmuka interaktif : Integrasi signage dengan layar sentuh, beacon, sensor, teknologi RFID, untuk memungkinkan komunikasi dua arah dengan pengguna. Digital Signage interaktif membantu pengguna dan juga dapat membantu pengiklan untuk mendapatkan wawasan dalam perilaku pelanggan yang mengaksesnya.
  5. interface konteks : Integrasi signage dengan kamera, sensor dan perangkat lunak untuk memantau lingkungan sekitar, yang memungkinkan digital signage diperbarui sesuai dengan profil penonton, kondisi cuaca atau beberapa faktor eksternal lainnya yang relevan.

Fungsi Digital Signage

jika secara umum, digital signage memiliki fungsi

  1. Untuk menginformasikan kebijakan baru di tempat kerja, kelas dan tanggal pelatihan, wayfinding dan direktori, cuaca dan berita
  2. Untuk memotivasi pengakuan dan penghargaan program, harga saham dan skema bagi hasil, kontes internal.
  3. Untuk menyertakan pesan selamat datang, karyawan baru dan pengumuman ulang tahun, masyarakat dan kegiatan sosial.
  4. Untuk mengenali organisasi dan prestasi individu, tolak ukur keamanan, tim statistik olahraga.
  5. Untuk memperingatkan cuaca buruk, kebakaran dan keadaan darurat, ancaman keamanan lainnya

Untuk berkomunikasi dengan orang-orang, Anda harus mendapatkan perhatian mereka. Menonton TV dan menggunakan komputer telah melatih kita untuk melihat layar informasi, sehingga digital signage adalah pilihan yang alami untuk menjangkau khalayak yang besar. digital signage juga lebih baik daripada email, poster yang dicetak, dan papan buletin karena :

  • Anda dapat memberikan berita secara real-time
  • Layar yang cerah dan menunjukkan gerak
  • Anda dapat memiliki dan menampilkan beberapa hal di layar sekaligus
  • Anda dapat mengubah apa yang ada di layar sepanjang hari
  • Itu lebih murah daripada mencetak untuk jangkauan pemirsa besar
  • Itu lebih baik daripada mencetak untuk alasan go green atau hemat kertas.

Jadi kesimpulannya, digital signage dan media pendukungnya ini lebih efektif dibanding poster, banner, spanduk atau billboard yang menggunakan media cetak, karena dengan sistem ini semua aplikasi tulisan, gambar atau video bisa tayang sekaligus dalam satu media. Kecepatan pengiriman data pun lebih cepat karena data yang kirim bisa dikirim ke banyak tempat dalam waktu bersamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *